Dokumen MOU/MOA/PKS

Kegiatan

Dalam rangka koordinasi program, anggaran, dan operasional antar tujuh SEAMEO Centre Indonesia (7 SCI) serta kolaborasi dengan berbagai mitra kerjasama, SEAMEO QITEP in Science bekerja sama dengan SEAMEO QITEP in Language mengundang FATEPA Unram bersama dengan Faperta, Fkip dan Fmipa, difasilitasi Oleh Universitas Mataram, serta melakukan penandatanganan kerjasama untuk mendukung pelaksanaan MBKM pada kegiatan Inter-Centre Collaboration Meeting (ICCM) yang diselenggarakan pada tanggal 01-03 Desember 2021 bertempat di Best Western Premier Solo.

Foto Bersama Tim univ Mataram dlm kerjasama dengan SEAMEO 7 center

Foto Bersama Kerjasama fatepa dengan SEAMOLEC

Foto Kerjasama fatepa dengan BIOTROP

Foto Kerjasama fatepa dengan RECFON

Ketua tim kerjasama Fakultas Teknologi Pertanian dan Pangan, Ir. Nazaruddin, MP dan Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Mataram, Awan Dramawan, S.Pd.,M.Kes melaksanakan proses serah terima perjanjian kerjasama terkait kegiatan pendukung program Merdeka Belajar. Serah terima dilakukan di ruang Direktur Poltekes Mataram pada 15 Februari 2021. Perjanjian kerjasama ini meliputi pengembangan penelitian, pengabdian masyarakat, dan magang atau praktek kerja lapang.

Foto Bersama Ketua Tim Kerjasama FATEPA dengan Direktur Poltekes Kemenkes Mataram

Wakil Dekan I Fakultas Teknologi Pertanian dan Pangan, Ir. Zainuri, PGDip.,M.App.,Sc.,PhD beserta tim dan Kepala Sekolah SMK 1 Kuripan Lombok Barat, H. Hairul Ahmad, S.P.,M.Pd melaksanakan proses serah terima perjanjian kerjasama terkait kegiatan pendukung program Merdeka Belajar. Perjanjian kerjasama ini meliputi Kegiatan penelitian mahasiswa maupun dosen dan kegiatan magang/Praktek Kerja Lapang bagi mahasiswa maupun siswa SMK. Proses serah terima perjanjian ini juga diikuti dengan kegiatan  sharing informasi terkait produk produk yang dihasilkan oleh pihak SMK 1 Kuripan.

Foto Bersama Wakil Dekan 1 FATEPA dengan Kepala Sekolah SMK 1 Kuripan

Pada tanggal 1 April 2021 dilakanakan penandatangan kerjasama Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram dengan tiga pihak yaitu Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Epicenter Pengusaha Muda (EPM) mandiri NTB dan Vena Energy. Kegiatan ini dihadiri oleh Jajaran pimpinan dari masing-masing institusi. Kegiatan dimulai pukul 9.00 sd. Pukul 12.00 Wita. Selain kegiatan penandatanganan kerjasama juga terdapat kegiatan kunjungan laboratorium guna menyaksikan berbagai macam penemuan dan inovasi yang sedang dan terus dikembangkan oleh fakultas. Kegiatan ini diawali dengan pengenalan fakultas serta berbagai capaian yang telah diraih selama ini.

Pemaparan Kemajuan Fakultas oleh Dekan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri UNRAM

Penandatanganan MoA

Sesi Foto Bersama

Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri menjalin Kerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam berbagai aspek strategis khususnya pada bidang pertanian dan pangan. Kerjasama tersebut terlaksana ditandai dengan penandatanganan dokumen Perjanjian Kerjasama antara Dekan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri (Baiq Rien Handayani, SP., M.Si., Ph.D.) dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB (Drs. H. Fathul Gani, M.Si). Turut juga mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua tim Kerjamasa Fatepa Unram, Ir. Nazaruddin, MP. Dan Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Dr. Ir. Satrijo Saloko, MP.

Foto Bersama pejabat DKP Provinsi NTB, Pimpinan Fatepa Unram

Penandatanganan dokumen PKS anatara Pimpinan FATEPA Unram dan DKP Provinsi NTB

Penandatanganan dokumen perjanjian kerjasama ini dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2021 bertempat di Kantor Dinas Ketahanan Pangan NTB.  Kerjasama ini juga diharapakan dapat mendukung kurikulum merdeka belajar, khususnya yang mencakup aspek penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Kerjasama antara institusi pemerintahan dan Pendidikan ini diharapakan pula dapat mensuport swasembada dan inovasi pangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Foto Bersama pejabat DKP Provinsi NTB, Pimpinan Fatepa Unram dan Mahasiswa  Fatepa Unram di DKP NTB

Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri menjalin Kerjasama  dan penandatanganan PKS dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Nusa Tenggara Barat,  tanggal 21 Juni 2021. Kegiatan ini dilalkukan bersamaan dengan kegiatan penarikan 3 kelompok mahasiswa PKL program studi Teknik Pertanian. Hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri (Baiq Rien Handayani, SP., M.Si., Ph.D.), Ketua Program Studi Teknik Pertanian Fatepa Unram (Murad, SP.,MP) dan Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (Dr. Ir. Satrijo Saloko, MP.)

berlaku hingga 31 Desember 2022

Penandatanganan dokumen PKS anatara Pimpinan FATEPA Unram dan BPTP  Provinsi NTB

BPTP berharap kerjasama dapat dilanjutkan dengan PKL MBKM berikutnya dan dibutuhkan kerjasama dalam bidang penelitian. Sehingga kerjasama ini dapat berperan penting dalam kemajuan teknologi pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Barat.  Perjanjian kerjasama ini

Suasana Penarikan PKL mahasiswa Prodi TEP Unram di BPTP, turut hadir sekretaris prodi TEP (Dr. Joko Sumarsono, S.TP., MP) dan Kepala Laboratorium Daya dan Mesin Pertanian (Amuddin, S.TP., M.Si)

Meluaskan kerjasama guna kemajuan bangsa terus dilakukan oleh Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri (FATEPA) salah satunya adalah menjalin  kerjasama dengan Desa Ranggagata dalam hal pengolahan sampah. Penjalinan kerjasama ini dilakukan melalui penandatanganan MoU oleh dekan FATEPA, Baiq Rien Handayani, S.P.,M.Si.Ph.D dan Kepala Desa Ranggagata Bapak Muhamad Haikal. Kerjasama ini tidak hanya mencakup pengelolaan sampah semata melainkan  juga berbagai macam penerapan inovasi di bidang pertanian serta pelaksanaan pengabdian masyarakat dan berbagai macam kegiatan dari FATEPA lainnya

Penandatanganan MoU antara Dekan Fatepa dan Kepala Desa Ranggagata

Perjanjian kerjasama ini diahrapkan dapat menjadi jalan bagi FATEPA untuk terus berkonstribusi dalam upaya penerapan IPTEK di Nusa Tenggara barat. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Program Studi dan Sekretaris Prodi Teknik Pertanian Fatepa Unram Murad, S.P.,M.P dan Dr. Joko Sumarsono, S.TP., MP. serta Kepala Laboratorium Daya Amuddin, S.TP., M.Si

Foto bersama Dekan Fatepa dan Perangkat Desa Ranggagata

Disaksikan oleh wakil rector bidang perencanaan, kerjasama dan sistem informasi Bapak Yusron Saadi, S.T., M. Sc., P.h.D pada hari Kamis, 28 Juli 2022 telah dilakukan penandatanganan memorandum of agreement antara Mr. Jelte Harnmeijer selaku Chief Commercial Officer dari Inclusive Energy dan Ibu Baiq Rien Handayani, SP., M.Sc., Ph.D selaku Dekan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram.

Adapun kerjasama yang dilakukan terkait dengan implementasi tri dharma perguruan tinggi pada bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan kurikulum MBKM. Melalui penerapan kurikulum MBKM, Mr. Jelte Harnmeijer sebagai praktisi dan salah satu lecturer di University of Edinburgh berpotensi untuk menjadi dosen luar yang mengampu mata kuliah konversi energi, teknologi energi baru terbarukan, serta energi dan listrik pertanian.

Tim Brida:

  1. Hendra Apriana, ST
  2. Egar Chandra FR, ST
  3. Hendro
  4. Arizki Widyanto, S.Pd
  5. Astri Suari

Senin, 4 Agustus 2022

Dilakukan kunjungan oleh tim Brida pada jam 08.00 di ruang sidang FATEPA dengan membahas beberapa hal diantaranya :

  • Tim Brida akan melihat inovasi-inovasi yang ada di fatepa
  • Kerjasama Fatepa dan Brida sudah berlangsung sejak MBKM dimulai
  • Produk-produk inovasi fatepa diantaranya adalah portifikasi mie jagung, beras nabati, yogurt nabati, reduksi asam oksalat umbi porang yang sudah sampaikan ke wapres (komisi Nasional Ekonomi syariah/ KNEKS) Umbi porang merupakan produk prioritas NTB dan Dendeng tradisonal siap makan, sedangkan TEP diantaranya fluidized untuk pengering biji-bijian, kelapa parut  dan untuk memisahkan glokumanat dan oksalat, pengering vertikal untuk biji-bijian, alat pendeteksi kematangan buah termasuk buah durian, inovasi alat tanam jagung dan pengembangan sensor detektor untuk suhu ruang kering termasuk suhu tanah (hydroponik).
  • Tantangan di pengolahan porang adalah kandungan oksalat (penelitian berlangsung 5 tahun) (kerjasama antara prodi TEP (peralatan) dan prodi ITP (pengolahan)
  • Pengolahan kelor (NTB kasus gizi buruk), fatepa mengembangkan produk pangan dari kelor seperti roti dan MPASI, sedangkan minuman dihasilkan oleh CV Tri Utami jaya (dinobatkan sebagai minuman tamu pada event motogp), Pengembangan kopi kafeinasi di sembalun.
  • Prodi ITP akan mengarahkan mahasiswa untuk PKL MBKM di brida begitu juga dengan riset
  • Beberapa alat-alat baru yang dikembangkan oleh prodi TEP adalah alat untuk pengolahan dan pemusnah sampah di desa sandik dan ranggagata, pengabdian kompos biofort (mengecilkan sampah plastik dan bisa dijual (pasar sudah ada), hydroponik akan dipasang dilantai 2 dan internet IOT yang mengontrol suhu dll, rumah energy, pengontrol jarak jauh dan pengontrol biomasa.

Tim BPOM:

  1. Gusti Ayu Adhi Aryapatri : kepala Balai POM
  2. I Nyoman Sumasad
  3. Siti Nurkolina

Senin, 1 Agustus 2022

Dilakukan Penandatanganan PKS Fatepa dengan BPOM yang dilakukan di Ruang Sidang FATEPA. Dengan membahas beberap hal diantaranya :

Dekan

  • Fatepa mendukung perkembangan UMKM (Hotel santika sudah ada penggalangan komitmen untuk produk pengalengan untuk produk resiko tinggi)
  • Ada 8 laboratorium yang bisa mensupport kerjasama balai pom (4 Lab ITP/4 Lab TEP)
  • Fatepa memiliki kerjasama dengan banyak UMKM (pengolahan, nutrisi dan mikrobiologi pangan) dan juga ada UMKM yang berkaitan dengan teknik pertanian seperti hidroponik.
  • Terkait MBKM, PKS fatepa dan BPOM (program belajar kampus merdeka yaitu 2 semester diluar harus mampu menjalin kerjasama dengan dinas pemerintah terkait, dunia usaha (UMKM), perguruan tinggi dan lembaga internasional).
  • Peran mahasiswa MBKM banyak membantu UMKM baik itu pemasaran, produksi, PIRT, tata line dan sanitasi produk
  • Fatepa mengevaluasi nilai sensori dari produk-produk UMKM yang dipangankan (misalkan kemasan bagus, sisi F nol sudah tercapai, sedangkan mutu sensori tidak terpenuhi seperti sate rembige produk hancur) dan ada 5 produk yang disiapkan dan bekerjasama dengan BRIN
  • Diharapkan Pada bulan Oktober hasil riset semua produk sudah tersedia
  • Rektor unram sudah menyetujui untuk Hasil riset yaitu perlakuan terbaik untuk 5 produk tersebut akan masuk ke incubator bisnis unram sehingga memperkuat unram dalam income generating tetapi sebagai ujung factory bukan untuk mahasiswa tetapi untuk UMKM.

BPOM

  • BPOM melayani 7 Kabupaten Kota ( ada loka pom bima yaitu bima, dompu dan kota bima)
  • BPOM mendampingi UMKM ayam rarang, taliwang dan sate rembige. (taliwang dan ayam rarang sudah ada ijin edar, sedangkan ayam rarang belum dikarenakan pada tahun 2019 sudah diterapkan PMR ( Program manajemen resiko)
  • BPOM sudah menjalin MOU dengan 11 Universitas melalui deputi pengawasan peduksi pangan.
  • Kendala yang dihadapi : banyaknya UMKM yang harus didampingi sampai ijin edar keluar, kurang semangatnya UMKM, orientasi UMKM yang focus terhadap bisnis produk sudah disebarluaskan sehingga produk melimpah (UMKM kurang aware)
  • BPOM sudah terakreditasi sejak tahun 2002 dan sudah subtalent dan BPOM provinsi mataram merupakan salah satu dari 2 Upt yang akan akreditasi SMK3( Sistem mutu keselamatan dan kesehatan kerja ( tanggal 2 September 2022)
  • Mahasiswa yang PKL MBKM akan Mulai pada periode januari-juli dikarenakan untuk semester ganjil tidak tersedia mahasiswa yang memenuhi persyaratan PKL MBKM (3 mahasiswa tahun 2019 akan PKL regular selama 1,5 bulan)
  • BPOM akan mengidentifikasi dan akan berkomunikasi dengan prodi apakah data-data yang dihasilkan dari UMKM bisa dijadikan data riset dari mahasiswa yang sudah menyelesaikan PKL MBKM tersebut, tetapi apabila data yang dihasilkan ringan maka mahasiswa yang 3 orang tersebut bisa magang PKL regular di BPOM.

Penandatangan

Tim Unizar (Incubator Bisnis) :

  1. Narita Amni Rosadi : Manager SDM dan Pemasaran Unizar
  2. Moh Yushi Assani : Bagian Kerjasama Unizar
  3. Sari Novida : Assiten Manager

Senin, 1 Agustus 2022

Dilakukan acara Penandatangan PKS Fatepa dengan Universitas Islam Al-azhar di Ruang Sidang FATEPA UNRAM. Selain itu membahas beberapa hal yang diantaranya terkait dengan kerjasama anatara FATEPA dan UNIZAR.

Fatepa selain memiliki kerjasama dengan dinas instansi, unit-unit bisnis, perguruan tinggi dan lembaga internasional, fatepa juga berkerjasama dengan PTS-PTS yang ada di NTB.

Perkenalan profil fatepa :

  • Misi fakultas juga mengupayakan selaras dengan misi internasionalisasi dari lembaga ( rektor : Focus pada berbagai kegiatan yang mengarah kepada kegiatan internasionalisasi universitas mataram yang diteruskan ke tingkat fakultas.
  • Fatepa sudah melakukan MBKM sejak tahun 2021 dan lebih cepat dari fakultas-fakultas lain (karena 2 prodi di fatepa sudah mendapatkan beberapa kerjasama kurikulum dan implementasi yang memperkuat pelaksananan program MBKM)
  • Fatepa memiliki 10 organisasi dibawah WD3 dan 2 organisasi dibawah prodi, dimana unizar bisa melakukan kerjasama dengan organisasi tersebut.
  • Tahun 2021 fatepa sudah kerjasama dengan seluruh kabupaten kota dan di luar daerah. Kerjasama dengan perguruan tinggi, UMKM, lembaga penelitian dan dinas instansi pemerintah.
  • Unizar belum menjadi bagian dari forum komunikasi perguruan tinggi teknologi pangan indonesia (mohon diinformasikan kepada pimpinan/dekan pertanian Unizar) dan yang sudah bergabung untuk forum komunikasi dekan teknologi pangan indonesia adalah universitas teknologi sumbawa dan Universitas muhamadyah mataram.

Perkenalan Unizar

  • Incubator bisnis unizar berdiri pada tahun 2019 dan sudah memiliki tenant binaan sebanyak 75 binaan bergerak pada tahun 2020.
  • Tenant-tenant (teknologi) dan dilakukan pengisian formulir terlebih dahulu untuk mengetahui sejauh mana usaha dan kekurangan (belum memiliki izin legal dan teknologi produksi)
  • Tahun 2022 memiliki berbagai teknologi sederhana (Memiliki 10 teknologi bantuan diantaranya roosting kopi, vacuum frying kapasitas 3 kg, grinder, dehydrator) dan kelemahan incubator tidak memiliki SDM yang bisa mengoperasikan alat-alat tersebut.
  • Harapan incubator dengan adanya kerjasama bisa saling menguatkan dan untuk proses pengawetan (pakar-pakar fatepa dan mahasiswa untuk membantu umkm binaan incubator)
  • Incubator memiliki SDM 5 orang yaitu ketua incubator bisnis (Dr. Sri Suspini MM), Narita Amni Rosadi (Manager SDM dan pemasaran), Inovasi dan Teknologi dan staff-staff incubator.

Ketua prodi ITP

  • Terkait dengan kegiatan MBKM mahasiswa-mahasiswa dan unizar bisa bersenergi terkait PKS dan diharapkan ada kegiatan-kegiatan yang terkait hal tsb dan untuk Peralatan-peralatan baru di incubator bisa dibantu oleh orang-orang ketehnikan pertanian untuk training operasional (perlu setting ulang)
  • Diharapkan adanya riset kecil bersama dan berkolaburasi dengan fatepa dan bisa menghasilkan (semua kegiatan harus membuat indikator kerja) sehingga adanya publikasi dan kegiatan-kegiatan kerjasama.

Dekan

  • Mahasiswa-mahasiswa fatepa yang sedang penelitian dengan topik-topik tertentu bisa diarahkan berkejasama dengan Unizar. Contoh, kerjasama Fatepa dengan Smk kuripan : produksi dilakukan di SMK kuripan, Analisa di fatepa dan publikasi bersama). Karena mahasiswa setiap semester selalu melakukan penelitian
  • Dibidang kemahasiswaan, unizar dan fatepa bisa memiliki acara bersama atau organisasi bersama

Wakil Dekan 3

  • Unizar dan fatepa belum memiliki kegiatan kemahasiswaan bersama

  • Fatepa memiliki kegiatan-kegiatan ormawa : – lomba bisnis plan kewirausahaan, les bahasa inggris, karya ilmiah, Pektin (setiap tahun dilaksanakan), dan himpunan mahasiswa teknik pertanian (LKPI di tingkat nasional)